Minggu, 26 Juni 2011

Analisis Stilistika Puisi


BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Saat menikmati puisi, ada berbagai hal yang dapat Anda serap. Salah satunya adalah sikap penyair terhadap hal yang dituangkan ke dalam puisi karyanya tersebut. Melalui puisi, seorang penyair mengemukakan gagasan­gagasannya. Berbagai pemikiran tersebut merupakan hasil perenungan terhadap suatu hal yang mengusik kegelisahannya.
Berbagai unsur yang terkandung dalam sebuah puisi terkolaborasi membentuk suatu kesatuan utuh. Dengan demikian, pembaca atau pendengar puisi yang dibacakan dapat menginterpretasikan sebuah puisi dengan sudut pandang yang berbeda.
Pada sebuah puisi, terdapat penghayatan penyair terhadap sesuatu yang ditampilkannya ke dalam karya puisi. Dari situlah Anda dapat mengetahui suasana hati penyair saat puisi tersebut ditulis, misalnya perasaan sedih, haru, marah, kesal dan lain sebagainya. Jika Anda dapat memahami suasana hati penyair melalui puisi yang Anda baca, Anda akan dapat membacakan puisi tersebut dengan baik.


B.     Rumusan Masalah
Ada dua masalah yang dibahas dalam makalah ini.
1.      Apa yang dimaksud dengan stilistika?
2.      Bagaimana bentuk analisis stilistika puisi?

C.    Tujuan
Dalam makalah ini, ad dua tujuan yang ingin dicapai.
1.      Mendefinisikan pengertian stilistika.
2.      Memaparkan bentuk analisis stilistika puisi.

BAB II
PEMBAHASAN

A.    Stilistika
Dalam beberapa kamus umum dan istilah pengertian stilistika itu sama atau hampir bersamaan. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (1988:859), stilistika, ilmu tentang penggunaan bahasa dan gaya bahasa di  dalam  karya  sastra.
Dalam Kamus Linguistik, Kridalaksana (1982:159) membeberkan pengertian stilistika.
1.      Ilmu yang menyelidiki bahasa yang dipergunakan dalam karya sastra; ilmu interdisipliner antara linguistik dan kesusastraan.
2.      Penerapan linguistik pada penelitian gaya bahasa.

B.     Bentuk Analisis Puisi
Aspek Gaya Bahasa dalam puisi “DI JALAN SUATU SIANG”

DI JALAN SUATU SIANG
Di jalanan
saat terik memuncak

hanya lalu-lalang
wajah-wajah
tanpa tatapan

hanya deret papan iklan
saling silang
membingungkan

hanya warna-warna
begitu terang
menyilaukan

hanya hingar-bingar
memekakan

tetapi ia
masih saja tak tahu
mengapa ia tak ingin pulang

(Zaim Rofiqi, Lagu Cinta Para Pendosa, 2009)
sajak ini berbicara mengenai keadaan seseorang yang sedang bingung mencari ampunan atas semua perbuatannya, sehingga dia tidak tahu harus ke mana arah untuk melangkah. Hal ini dapat dilihat pada parafrase berikut:

(berjalan) di jalanan (di) saat terik (matahari sedang) memuncak (tak ada apa pun, yang ada) hanya (-lah) lalu-lalang wajah-wajah (yang kosong) tanpa tatapan (apa pun) (dan) hanya deret (-an) papan iklan (yang) saling silang membingungkan (dan) hanya warna-warna (lampu kota yang) begitu terang (dan sangat) menyilaukan) (dan) hanya hingar-bingar (orang-orang yang) memekakkan (telinga) tapi (entah mengapa) ia masih saja tak tahu (apa tujuannya dan) mengapa (juga) ia tak ingin pulang (untuk istirahat).

Kiasan di atas menunjuk pada seseorang (pendosa) yang sedang menyesali perbuatannya. Dia berjalan di sepanjang jalan, tak kenal lelah dan letih, tak penduli panasnya sengatan matahari  dan penilain orang terhadap dirinya.
Dalam puisi ini, penyair tampak sekali dalam mengeksploitasi bunyi, sehingga puisi ini menimbulkan kesan yang puitis dan merdu. Bunyi yang terdapat dalam puisi ini menimbulkan suasa yang memilukan dan menyentuh hati para pembacanya.

BAB III
SIMPULAN

Stilistika adalah ilmu tentang penggunaan bahasa dan gaya bahasa di  dalam  karya  sastra.
Dalam Kamus Linguistik, Kridalaksana (1982:159) membeberkan pengertian stilistika.
1.      Ilmu yang menyelidiki bahasa yang dipergunakan dalam karya sastra; ilmu interdisipliner antara linguistik dan kesusastraan.
2.      Penerapan linguistik pada penelitian gaya bahasa.

DAFTAR PUSTAKA

Kridalaksana . 1982. Kamus Linguistik. http://google.com/pengertian-stilistika (diakses 16/06/2011)
Rofiqi, Zaim. 2009. Lagu Cinta Para Pendosa ”Sekumpulan Puisi”. Jakarta: Pustaka Alvabet.
Tim Penyusun. 1988. Kamus Besar Bahasa Indonesia. http://google.com/stilistika-ilmu-tentang-penggunaan-bahasa (diakses 16/06/2011)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar